Indicators on Musim Kemarau You Should Know
Wiki Article
Dengan pemahaman ini, masyarakat diharapkan dapat lebih siap dalam menghadapi dinamika cuaca dan iklim yang terjadi.
Namun, BMKG tetap mengingatkan bahwa “stabil” bukan berarti tanpa risiko. Variasi cuaca lokal dan ekstrem jangka pendek masih bisa terjadi, terutama di wilayah rawan bencana.
Dalam konteks musim hujan, OMC digunakan untuk mengendalikan intensitas hujan agar tidak terkonsentrasi di satu wilayah. Sementara di musim kemarau, teknologi ini membantu memaksimalkan hujan di daerah tangkapan air.
"Jadi utamanya adalah karena tidak adanya dominasi iklim world seperti El Nino, La Nina, dan IOD sehingga prediksi kami iklim tahun ini usual dan tidak sekering tahun 2023 yang berdampak pada banyak kebakaran hutan dan musim kemarau tahun 2025 cenderung mirip dengan kondisi musim kemarau tahun 2024," kata Ardhasena.
“Meskipun bibit siklon tropis 96S telah melemah, saat ini muncul bibit siklon tropis 97S yang meningkatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, terutama di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat,” terangnya.
Dengan pemantauan BMKG dan dukungan teknologi seperti OMC, Indonesia diharapkan bisa lebih siap menghadapi tantangan cuaca 2026—bukan hanya bereaksi, tetapi juga mengantisipasi sejak Cuaca Hari Ini dini.
Pertama, hematlah penggunaan air dengan memanfaatkan air seefisien mungkin, misalnya dengan menampung Cuaca Hari Ini air hujan sebelum musim kemarau tiba atau menggunakan air bekas cucian untuk menyiram tanaman.
Dwikorita mengimbau di sektor pertanian, dapat, menyesuaikan jadwal tanam di wilayah-wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau lebih awal maupun lebih lambat, memilih varietas tahan kekeringan, serta mengoptimalkan pengelolaan air di daerah dengan musim kemarau lebih kering dari standard.
Sebaliknya, wilayah pedalaman atau daerah dengan vegetasi rendah cenderung lebih cepat mengalami penurunan kelembapan udara dan transisi ke musim kemarau menjadi lebih cepat dan tegas.
Selain itu, suhu muka laut di wilayah sekitarnya, termasuk Samudera Hindia dan Pasifik, juga turut memengaruhi pembentukan awan dan pola hujan. Kondisi ini menjadikan proses transisi musim di beberapa wilayah berlangsung lebih cepat atau lebih lambat dibanding daerah lainnya.
BMKG menilai kondisi iklim netral tersebut berpotensi mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.
BMKG menegaskan bahwa peralihan musim berlangsung secara bertahap. Berdasarkan proyeksi klimatologis, fase transisi dari musim hujan Cuaca Hari Ini menuju kemarau diperkirakan mulai terjadi sejak akhir Februari hingga Maret 2026.
Kondisi basah yang berkepanjangan ini membuat masyarakat bertanya-tanya soal kapan sebenarnya musim kemarau di Indonesia akan dimulai?
Selain itu, vegetasi seperti rumput dan daun-daun pohon bisa menguning atau rontok karena kekurangan air. Kebakaran hutan dan lahan juga sering terjadi pada musim ini, terutama di daerah dengan banyak lahan gambut.
BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk berbagai wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai angin kencang.